Mudik

shadows-on-the-road

Apa sebenanya makna mudik itu ? sekedar pulang kampung, sebuah ritual tahunan para perantau atau sebuah obat karena rasa rindu pada kampung halaman.

Senja mengelanyut di sudut Jakarta, langit kemerahan memantul pada wajah-wajah yang hendak mudik. Dua pria paruh baya membawa barang belanjaan bersandar pada tembok trotoar, komat kamit karena merogoh kocek cukup besar untuk bisa mendapatkan tiket kereta mudik. Sementara ada banyak wajah lain yang tengah tertawa lebar. Ah mungkin ia berhasil mendapatkan tiket promo untuk perjalanan mudik.

Pikiran saya terus berkelana menikmati pemandangan seperti itu, pemandangan yang memamerkan keragaman wajah lelah sekaligus bahagia. Jalanan dipenuhi orang-orang yang bergerak bersama sama untuk mudik ke kampung halaman masing-masing. Terminal sesak dipadati penumpang begitu pula pelabuhan air juga udara.

Rasa rindu akan kampung halaman, bukan melulu mereka yang berlebaran. Ini hakekat kerinduan manusia Indonesia ketika jauh dari kampung halamannya begitu Sitor Situmorang menulisnya dalam perantauannya di Paris.

Mudik lebaran merupakan suatu tradisi budaya yang ada di Indonesia. Ribuan warga mulai kabur dari Jakarta tempat mereka hidup dan mencari nafkah sehari-hari. Saya membaca tulisan mas Iman Brotoseno di blognya. Moment lebaran adalah waktu yang tepat untuk mudik. Inti hakekatnya adalah pulang. Mereka bergembira karena bertemu handai taulan, Panggilan pulang ini membawa pemudik mengenang romantisme tumbuh dan besar di kampung halaman.

“Mudik adalah persitiwa budaya yang menyertai Idul Fitri. Ada dorongan keinginan dan kerinduan yang kuat untuk pulang menapak tilas tempat lahir dan tempat yang menyimpan memori dan masa tumbuh kembang sebagai anak-anak hingga dewasa.Mudik adalah persitiwa tradisi dan budaya yang paralel dengan event keagamaan.” -Kommarudin Hidayat

Kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari banyak pulau memaksa mereka yang merantau untuk rindu pulang. Membangi buncah tawa dengan keluarga, mengasup energi dengan reuni bersama rekan dan handai taulan . Mudik menjadi persitiwa dan tradisi untuk mengenang masa lalu yang melibatkan banyak orang.

Saya ucapkan selamat kepada yang mudik, hati hati diperjalanan.

Advertisements