MUSIK

Couple listening to music on headphones

Musik ibarat bahan bakar ketika berada di titik lemah dan tangan yang mengengam saat kita jatuh. Musik juga memilki kekuatan menghibur, banyak yang mengatakan dengan mendengarkan musik, rasa sakit terobati.

Dalam kehidupan sehari-hari, nyaris kita tak pernah lepas dari musik apalagi di kota besar seperti Jakarta. Mendengarkan musik menjadi alternatif bagi para pelaju yang hampir setiap hari terjebak dalam rutinitas kemacetan. Musik menjadi obat rasa jemu dan rasa  kesal  saat  tak punya aktivitas  lain di dalam kendaraan yang tengah berhenti dan merayap menuju kemacetan.

Berada di tengah –tengah kemacetan  kadang memang membuat pikiran berkelana kemana-mana. Bayangkan, begini sore pulang kantor, hujan, lalu lintas macet. Kombinasi maut yang membuat siapapun nyaris putus asa. Sore itu saat saya berada di si samping pengemudi. Saya iseng melirik orang-orang di samping, di depan dan di belakang kendaraan. Orang-orang berjubel di dalam angkutan, berdiri, keringat bercucuran. Ada wajah-wajah lelah dan nyaris putus asa. Apa yang mereka pikirkan?  Mungkin saja sedang memikirkan stock beras yang ada di rumah. Mungkin juga tengah memikirkan anak istrinya hendak diajak kemana weekend nanti?  Mungkin saja.

Kalo sudah begini bagaimana caranya menyintas dari kemacetan?  Tentu setiap orang punya cara masing-masing. Bagi saya, mendengarkan lagu-lagu menjadi salah satu cara untuk menghindari kejenuhan dan kekesalan saat macet. Musik menjadi hiburan saat tak punya aktivitas lain di dalam kendaraan yang merayap ditengah-tengah kemacetan. Dengan mendengarkan musik kita semua niscaya terhibur

Selamat hari senin, bagaimana caramu menyintas dari kemacetan kota yang berdegub 24 jam ini?

Advertisements