December Love It Or Hate It?

hello december pinterest 1

Saya sepakat dengan Hoeven, senator Amerika Serikat dari Dakota Utara itu.Produktif itu selalu mengacu pada proses atau kegiatan menghasilkan sesuatu. Bisa barang, bisa tulisan, bisa juga gagasan.

Seberapa produktifnya tahun 2015?

Pertanyaan itu menari nari di otak saya setelah saya bertemu dengan dua sahabat baik Memen dan Jun di sebuah kedai ice cream. Pertemuan ini awalnya tak punya agenda serius. Awalnya kami hanya bertemu untuk sekedar melepas rindu karena sudah lama kami tak saling jumpa. Saya di Jakarta, memen di Jogja dan Jun baru saja kembali dari kegiatan belajar nya di Chicago. Kami hanya ingin menghabiskan sepotong senja di sudut kota, membiarkan mata bersirobok lalu sama sama tersenyum

Kami mengobrol mengenai pekerjaan, asmara , politik, remah-temeh yang sedang trend hingga bertukar gosip lalu bermuara pada bagaimana memperbaiki kualitas hidup di usia yang masih muda. tentu saja tak melulu persoalan materi. Ada cara yang bisa mendorong kita untuk berusaha lebih dan membawa kemajuan untuk diri sendiri. Yaitu Impian dan target. kami memang pemimpi yang ulung dan saya sendiri meyakini jika impian itu dituliskan dan dikerjakan maka bukan hal yang mustahil seseorang bisa meraihnya.

Sudah bulan desember sebentar lagi penghujung tahun 2015 dan masuk tahun 2016. Cepet ya..? bukan cepat lagi tapi kilat. Jika menengok kebelakang dan melihat apa saja yang terjadi selama hampir satu tahun kebelakang. Tentu saja ada banyak pengalaman, langkah besar, hal buruk kemudian datang hal yang lebih baik. kami bersepakat bahwa Hidup itu ibarat roda. Pada satu titik kita harus mengalami perubahan yang melenceng dari target, namun di tengah putaran kita bertemu dengan perubahan yang mampu mengubah tujuan hidup kita. Menikmati perubahan adalah proses yang indah dan layak untuk dinikmati.

@deendatoto, Selamat hari jumat di bulan desember, apakah kalian sudah meronce impian dan target?