Jalan-Jalan VS Menabung

travelling
Menghabiskan uang untuk membeli pengalaman jauh lebih berharga daripada menghabiskannya untuk membeli barang.

Sejujurnya saya termasuk orang yang tidak disiplin untuk urusan menabung. Mudah tergoda untuk membeli barang jika sedang jalan-jalan. Namun beberapa tahun belakangan ini saya mulai memaksakan diri untuk belajar menabung, Kali ini bukan untuk membeli barang melainkan untuk biaya pergi jalan-jalan ke suatu tempat.

Di perusahaan saya yang lama, saya pernah pergi dinas untuk urusan kantor ke beberapa daerah. Walaupun tidak sering, namun pengalaman itu cukup menyita piliran saya, betapa beruntungnya saya memiliki pengalaman melihat tempat-tempat yang ada di dunia ini. Saya bertemu banyak orang baru, budaya baru, alam yang indahnya keterlaluan dan pengalaman perjumpaan dengan banyak hal.

Saya makin penasaran dibuatnya saat saya tak lagi memiliki kesempatan untuk perjalanan gratis. Akhirnya saya mulai membuat kebiasaan untuk menabung. Saya juga tak pernah ngoyo untuk urusan menabung, let it flow saja. Hanya saja kini saya lebih memprioritaskan untuk mengisi pundi-pundi tabungan dibandingkan jajan barang-barang di mall. Mengapa? Karena membeli barang itu tidak akan ada habisnya, kalau rusak ya dibuang, kalau sudah tidak cocok ya tidak dipakai. Berbeda dengan pengalaman.suatu saat bisa diceritakan pada anak cucu, tidak pernah habis di makan jaman.

Saya menabung untuk jalan-jalan itu tidak ngoyo. Tidak masalah kita baru bisa jalan-jalan seminggu kemudian atau setahun kemudian atau lima tahun bahkan sepuluh tahun kemudian asalkan kita manabung. Pada intinya jangan sampai untuk memenuhi hasrat jalan-jalan harus ngutang sana sini.

Dengan tabungan kita juga bisa megajak keluarga dan orang-orang tercinta pergi jalan-jalan. Ini yang saya sebut membeli pengalaman. perjumpaan akan banyak hal selama jalan-jalan itu nantinya bisa di ceritakan pada banyak orang, tak lekang oleh waktu dan menjadi oleh-oleh yang sangat berharga. Lain hal nya jika barang atau benda, barang ya hanya sekedar barang kadang bisa lupa ketika barang tersebut hilang.

@deendatoto; tidak mengapa mau seminggu, sebulan, setahun bahkan sepuluh tahun sekalipun baru bisa travelling yang penting menabung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s